0

pupa

I love this

Märchenbuch

Image

ada saatnya dimana semua wanita pasti akan merasakan jatuh cinta yang tak sama seperti jatuh cinta sebelumnya.

jatuh cinta pada sesosok yang sedikit demi sedikit membuatnya ingin menjadi lebih cantik, perlahan menanggalkan sepatu kets.nya dan menyentuh eyeliner.

jatuh cinta yang tak hanya membuatnya ingin menjadi wanita seutuhnya, wanita yang cantik, anggun

tapi juga ingin menjadi wanita yang terlihat hebat

jatuh cinta yang membuatnya mulai ingin mengasah semua bakatnya, untuk menjadi superior, bukan wanita biasa-biasa saja

jatuh cinta yang membuatnya ingin menjadi spesial di mata dunia

membuatnya ingin menjadi wanita yang lebih baik

dan biasanya, ini terjadi pada pria yang hanya sebentar ada di hidupnya

yang kemudian membuat dia ingin memperlihatkan kepada pria itu bahwa dia istimewa

hingga nanti suatu saat bila bertemu lagi dengan pria itu, dia akan menjadi lebih dari dia saat ini

menjadi lebih baik untuk dirinya sendiri, bukan untuk sang pria, tetapi karena sang pria

Lihat pos aslinya

0

june [yang terlambat]

indahhh

rumah matahari

1414605547

dari sekian banyak masalah yang mewarnai harihari, kau tak boleh kehilangan rasa gembira. sebab ia adalah amunisi yang membersamai januari menghadapi june. percayalah, jika june pernah memberikan kabar gembira, setidaknya ia akan mengusahakan rasa yang sama. selamanya..

dan hari ini kau masih sama beruntungnya dengan tiga ratus-an hari yang lalu, june. menjadi muara cerita tentang indah surga. menjadi detik yang selalu dinanti anak-anak yang berlarian sekadar memburu camilan manis dan seteguk air pelepas dahaga.

“apa kau jealous ‘hanya’ menjadi januari?” 

“ahaha.. tentu saja tidak, eh iya, eh tidak, eh..”

kau tak perlu jealous, sebab adaku hanya perlintasan. tunggu saja saatnya ketika ia menyapamu juga.

ah, iya,, aku hampir lupa jika kau hanya perlintasan. aku? tentu aku juga hanya perlintasan. seperti kau tau, bagaimana kerasnya usahaku menutup mata dan telinga dari riuh terompet dan gelak tawa tak bernada. dan hanya ada beberapa gelintir orang yang membasahi mulutnya dengan tasbih dan istighfar sepanjang…

Lihat pos aslinya 71 kata lagi

0

Cerpen

image

My Friend My Love’s Hero
oleh Anggraini Septi Kristianti

…Mencintai seseorang itu seperti menjadi bagian dari diri nya.Senang jika melihat orang yang kita sayang itu bahagia,dan juga sedih melihat ada duka di orang yang kita sayang..dan itu terlepas dari jabatan kita pacarnya atau tidak.Maksudku,cinta bukan sesuatu yang harus dimiliki,kalau nggak bisa dimiliki setidaknya kita lindungi..cukup kita lindungi….

Aku tertegun melihat foto itu,seorang gadis berparas ayu dengan wajah putih bersih sedang tersenyum di depanku.Matanya bening,senyumnya manis berlesung pipit di pipi kanannya.Andria,cewek anggun ini adalah pacar orang yang sedang kusayangi.Pacar!Mutlak pacarnya.Tekad ku untuk maju pantang mundur dan merebut Eric darinya hilang seketika seperti pasir di bibir pantai yang tersapu ombak di senja hari.Dengan sekali lihat semua orangpun tahu,bahkan dunia ini pun tahu..dari sisi mana pun aku nggak lebih cantik dari cewek ini.
“huaaaahhhhhh…….”aku mengela napas panjang.
“Rereeee!!!!! Loe itu ya! hela napas panjang kayak gitu nggak baek tau!apalagi pagi-pagi kayak gini!!”tegur Ria sopan.Seperti biasa ia memasang wajah iba kepadaku,satu lengannya setengah memelukku.
“Nggak ada yang berubah kalo loe Cuma neliti status Eric ma ceweknya di Facebook tiap hari,,!!yang ada kamu yang tambah sakit hati,ngliat komen-komen kemesraan mereka!”kata Ria jujur
Aku memalingkan muka,dan pura pura membolak balik Olga!,majalah kesukaanku.
“Nggak kok!aku cuma ge update status aja!Ngapain liatin Eric?emang nya gw kurang kerjaan??”
“Mungkin…”jawab Ria cepat dengan mengangkat bahu.
“Cause tiap pagi gw liat ekspresi muka loe kayak gitu mulu!Ekspresi kayak gitu apalagi kalo bukan gara gara mikirin si Paijo itu!”Tambahnya.
Aku terdiam.Mungkin benar kata kata Ria.Nggak akan ada yang berubah kalo aku cuma liat dia dan diam di tempat.Lalu aku harus gimana?Bergerak?seperti kata Ria?Maksudnya?…nembak..???!!!!
Uhuyyy…..semua kucing mesti nya tertawa kalo tau aku nekat nembak Eric,karena sudah tau jawabannya bakal ditolak.Istilah nya dalam piala dunia itu seperti ‘Gol Bunuh Diri!”.Yah..Biar aku dianggap cemen!mungkin ini memang nasib dan nggak ada pilihan,walau tentunya aku kalo boleh milih aku juga nggak mau ngalamin cinta sepihak kayak gini.
*

“Gabung ya!”Aku hampir tersedak ketika Eric menepuk bahuku dari belakang dan menduduki bangku panjang di depanku.
“Loe ni apaan sih!dasar paijo!gw hampir mati tersedak tahu!!!”sembur ku
Eric tertawa terbahak-bahak.
“aahh…tapi kan blum mati !!”
“gariinggg!!!”ejek ku padanya.
Sebenarnya duduk berhadapan di kantin dan hanya berdua seperti saat ini membuatku agak grogi.Apalagi di depan mataku,Eric terlalu berkilauan (kalo aku boleh sedikit berlebihan) .Kaus olahraganya agak kusam terkena pasir di lapangan dan ada beberapa keringat yang menetes dari ujung rambutnya.
“Latihan futsal lagi?”tanyaku iseng agar perhatian ku yang mengamati Eric yang…menurutku terlihat paling keren pada saat begini…jadi melantur ke arah aneh aneh.
Eric mengangguk sambil mengaduk gelas berisi air dingin di depannya.
“Kayaknya tim bakal sibuk! Padahal pertandingan udah minggu depan!Jadi harus latihan terus,Sampe capek !saking capeknya sampe nggak ada tenaga buat belajar!padahal mulai lusa udah mulai banyak ulangan macem macem…berabe…pusing aku …”Terang Eric panjang lebar.Matanya menerawang ke arah lapangan bola,mengamati teman-teman nya yang sedang latihan futsal.Ia meminum air putih nya beberapa teguk lalu berbicara lagi.
“Gawat!!bahkan nggak ada waktu buat pusing!?GIMANAAAA ~~~~”Eric memutar bola mata nya kesana kemari seperti orang bodoh.Dia memang suka seperti itu,menunjukan wajah bodohnya ke semua orang.Pribadi yang aneh,kadang terlalu menjunjung harga dirinya sampai seperti cowok angkuh tapi kadang dia konyol sekali sampai seakan lupa memikirkan parasnya yang tampan itu berubah 100 kali lipat kalau ia sedang berwajah bodoh.Aku hanya tertawa terbahak melihatnya.Walau sedih juga merasakan kami tertawa hanya sebagai teman dan bukan sebagai seorang pasangan.
Sebuah tangan menyentuh lenganku.Aku mendongak,sedikit terkejut melihat Andria berdiri di sampingku.Bagaimana ini ?Aku lumayan takut juga.Suasananya pasti tidak enak setelah melihat Eric dan aku berduaan.
“Ngomongin apa sih kok seru banget?”diluar dugaan Andria tersenyum manis kepadaku dan pada Eric.Lalu ia duduk di sebelahku.
“Orang luar nggak boleh tahu!!”sindir Eric
Terkejut lagi setelah mendengar jawaban Eric.Sedikit dugaan dariku kalau mereka sedang bertengkar.
“hem..begitu?..”Gumam Andria.tiba tiba air muka nya berubah menjadi sedih.Seperti ada luka mendalam yang tersimpan dari kalimat Eric barusan.Keadaan seperti ini paling ingin kuhindari.Aku hampir nggak bisa bernapas.Seseorang tolong aku..
“Sori deh ganggu!gw Cuma mau info aja.Tadi pas gw ke Ruang Guru,Pak Anton nitip pesen buat tim nyoba kaos buat taning minggu depan.Udah dateng tuh kaosnya..!”terang Andria dengan lembut kepada Eric
“udah dateng?masa??!!!”Eric terlonjak dari duduk nya,Ia meneguk habis air putihnya
“Girls,gw ngabari tim dulu ya!Rere ! thanks minumnya!!”Lalu Eric berlalu pergi dengan cepat dan menghambur dengan teman teman di lapangan
Aku tersenyum melihat tingkahnya.Tanpa sadar Andria mengamati senyumku dan aku menjadi salah tingkah sendiri.
“Sori ya loe diminta nraktir Eric..”kata Andria
“Nraktir?..oohh minumnya Eric?nggak dia emang suka gitu!tapi akhirnya dibayar juga kok ntar.gak apa apa…”jawabku.
“Oooo..Ya udah deh kalo gitu gw balik dulu ya…”Andria berdiri pelan dan merapikan roknya yang sedikit tersibak karena duduk tadi.Selain wajahnya yang cantik,Andria memiliki rambut lurus yang sempunya.Walaupun rambut karya rebonding,tapi sempurna sekali,seperti putri iklan.Cara ia berbicara juga bak putri di dunia lain,tidak seperti ku yang tertawa sampai semua gigi terlihat,Andria menutup tawanya dengan telapak tangannya yang indah.
“O..Ya Re!tolong sampaikan Eric aja..mama ku nunggu dia di rumah ,jadi tolong sampe in Eric ya biar dia ke rumahkku ntar sore,,,!”
Aku melongo sejenak.Maksudnya cewek ini apa ya???
“Re?”
“aaahh..iya iya ..ntar kusampein kalo ketemu!!eh tapi An!”
“ya?”
“gw kan nggak sekelas sama Eric?bukannya lebih baik loe nitip pesen sama ipunk ?”saranku tegas sambil menunjuk Ipunk yang sedang mengantre siomay dengan mataku.
Andria menggigit bibir
“atau…tapi.. bukannya tadi kan malah enak loe bilang langsung ke Eric?pas ada orangnya?”celetuk ku
Aku juga nggak tau ini perasaan ku atau tidak tapi,sedikit membentengi diri nggak masalah kan?
“oohh iya….iya iya!hehehehe..maaf Re!merepotkan.Soalnya tadi gw juga lupa ngomong sama Eric.ya udah deh kalo gitu ,,,thanks ya Re!!Bye”Aku mengamati Andria yang berjalan menjauhiku .
Apa aku yang salah duga?Andria kayaknya bukan orang jahat!maksudku dia nggak bakal nglabrak aku cuma karena aku menyukai pacarnya khan?Bukankah setiap orang berhak mencintai seseorang tanpa memandang orang itu sudah punya pasangan atau belum?Hal ini tidak ada undang undang nya kan?Hati ku itu punyaku,jadi bebas menyukai siapapun.Beberapa saat kupikir Andria bilang mama nya ingin menemui Eric hanya agar membuat aku menyadari kalau posisi nya adalah pacar mutlak Eric dan tak bisa diguguat!Istilahnya lagi itu seperti nglabrak tapi dengan cara halus.,atau apalah namanya.
*
Senja mulai merayap.Jam tangan ku menunjukan pukul empat lebih empat belas menit.Menata ruang perpustakaan seharian lumayan membuat badan ku pegal pegal.Jabatan sebagai Penanggung Jawab perpustakaan sekolah sedikit membuatku frustasi dalam hal fisik.Meski aku sangat menyukai tugas itu,karena aku bisa merekap beberapa buku fiksi yang lumayan mahal dengan gratis dan tanpa limit time,tapi bagian merapikan dan menata nya sesuai abjad hal yang nggak seberuntung membaca best seller gratis.Tapi walau begitu kuanggap ini bayaran untuk membaca buku best seller gratis.
Suasanya sekolah sudah sepi ketika aku mengunci pintu perpustakaan.Langkah kakiku menggema di sepanjang ruangan membuat suasanya agak sedikit horor.Ku akui aku ini cukup penakut dengan hal seperti itu,aku berlari semampuku melewai koridor kelas hingga ketika di tikungan aku menabrak seseorang dengan cukup keras.
“Aduh..sori..sori..gw…Andria..?”
Andria mengusap pipinya dengan telapak tangannya,matanya sempat melihatku.Saat itu aku bisa menyimpulkan dia baru menangis.Tanpa mengucap sepatah katapun,di berlari pergi melewatiku.
“An…!!!”Panggilku tapi Andria acuh tak acuh.
Tentu saja acuh tak acuh.memangnya aku siapa?aku juga bukan sahabatnya.Tapi kenapa Andria menangis?jam segini kenapa dia masih disini ya?Sudahlah..lagipula ini juga bukan urusanku.Rasa nyeri di punggungku menyerang lagi setelah tabrakan dengan Andria.Mungkin lebih tepatnya setelah ‘aku menabrak Andria’.

Langkah ku terhenti melihat Eric sedang memainkan bola sendirian di depan gawang di lapangan.Menyadari kehadiranku, Eric melambaikan tangan .Lambaian tangannya pun begitu indah dan segar bagiku.Ahh…ini cinta !Pure cinta…apa-apa di depan matamu akan terlihat indah.mungkin jerawat Eric juga akan terlihat keren bagiku (kalau ia memang punya jerawat)..ngomong apa aku ini…
“Mana yang lain?”tanyaku
“Go home lah!!lo pikir ini jam berapa?”
Aku mengangkat bahu.Aku pandangi Eric lagi .Oh ya,tadi aku melihat Andria menangis,apa jangan-jangan karena bertengkar dengan Eric?atau mereka …
Lamunanku lenyap ketika tangan eric meyapu udara di depan mukaku.
“mana ada cewek berdiri sambil ngelamun???”komentarnya
Aku mencibir.
“ada kok!loe nggak tau aja!udah deh ayo pulang.ngapain sore sore masi disini!besok loe latihan lagi kan?nanti capek lho!ayo pulang…”ajak ku pada eric .Lalu aku melangkah meninggalkan lapangan.
“Re,,,kamu cewek kan?”suara Eric keras menggema di lapangan
Aku menghentikan langkah dan membalikan badan.
“udah Paijo!pulang!nggak usah becanda lagi ah!!capek”
Tapi Eric diam.Tiba tiba dia duduk di tanah lapangan yang hangat terkena sinar matahari sore lalu menerawang.
“Kalo kamu cewek…kenapa nggak selalu minta diperhatikan?malah lebih memerhatikan?”kata eric lagi
Aku masih terpaku tak mengerti di tempat dan memandang lurus di depannya.
“..katanya cewek selalu ingin diperhatiin lebih dari siapapun…..tapi kan nggak adil!memangnya cuma cewek yang butuh di perhatiin???bodoh…ya!”
Kenapa dengan Eric ya?apa dia punya sedikit masalah tentang perhatian dari Andria atau sebaliknya?
Aku melangkah mendekati Eric.Melewati angin senja di bulan januari yang cukup dingin,dan aku berhenti tepat selangkah lebih dekat dengan Eric berada.
“…iya!gw cewek!dan semua cewek memang suka dan harus di perhatiin!lebih dari siapapun Ric!”
“tapi loe nggak kayak orang yang butuh di perhatiin cowok cowok kan?loe..”
“salah!loe salah Ric!jauh di lubuk hati semua wanita termasuk gw,pingin diperhatiin semua laki laki.Khususnya cowok yang gue sayang….”suaraku terputus sampai di kata ini.Eric berdiri perlahan memandangku yang agak gugup karena hampir keceplosan.Memberanikan diri aku memandang wajah eric.Sedih sekali setelah melihat wajah Eric.Matanya sedikit berkaca kaca,seakan menyesali sesuatu.
Eric menunduk sedikit sepertinya sadar aku telah tau bahwa matanya berkaca kaca.Kami jadi salah tingkah sendiri.
“S..So???apa yang mbuat loe nanyain hal itu??”tanyaku canggung.Aku sangat berharap dia menjawab pertanyaan ku dengan jujur.Meski aku pasti sakit hati kalau mendengar masalahnya tapi setidaknya kalau dengan begitu aku bisa membagi luka hatinya.,aku rela.Mencintai seseorang itu seperti menjadi bagian dari diri nya.Senang jika melihat orang yang kita sayang itu bahagia,dan juga sedih melihat ada duka di orang yang kita sayang..dan itu terlepas dari jabatan kita pacarnya atau tidak.Maksudku,cinta bukan sesuatu yang harus dimiliki,kalau nggak bisa dimiliki setidaknya kita lindungi..cukup kita lindungi.
“..ngg…nggak apa apa cuma ngrasa loe kok tomboy banget nggak ada bedanya sama tim!”sindir Eric
“apaAAA!!!awas ya!!nggak usah minta aku lagi kalo nggak ada uang ke kantin!!”Aku membalikan badan pergi tapi dengan sigap Eric menarik tas ku ke arahnya.
“loe jangan pulang dulu deh Re!sini aja dulu,,,temenin gw bentaran aja ya~~!ntar utang gw bayar luas deh!”rayu Eric
Emang siapa yang bisa nolak rayuan maut seperti ini.Mata Eric yang berubah centil membuat ku malu setengah mati.Eric memiringkan mukanya
“eehhh??????wahhh pipimu merah!!!malu yaa???hahahhahahaa!!!jangan suka sama aku lho Re!!!gawat ik!!!”Canda Erik
Candaan Eric bagai pedang yang menancap dihatiku.Benarkah itu?nggak boleh suka ya?Please deh jangan ngomong kayak gitu lagi!posisiku jadi semakin jauh darimu.Eric..seberapa jauh jarakku denganmu?walau kamu memanggilku sana sini…tertawa bersama tapi pada akhirnya hanya pertemanan yang ada di antara kita..Apa sama sekali nggak ada kesempatan?Apa jadinya keadaan kita kalo aku nembak kamu sekarang ?apa kita masih bisa kayak gini?masih bisa tertawa tawa tanpa beban.Sebenarnya yang kutakutkan itu bukan penolakan mu,tapi hubungan kita..kalo benar kau menolakku dan hubungan pertemannan malah hancur ,membayangkannya saja itu bagai sakit dua kali lipat.Tapi nggak ada yang 0 % kan di dunia ini?walau cuma 0.000000001 % kamu pasti ada rasa juga buat aku kan Ric?
“iya kAAAANNNnnn???”gumamku sendiri
“iya!”
“AAAGGGGHH!!!!”aku terkejut bukan kepalang ketika melihat Eric ada di sampingku dan menjawab gumamanku..
“kenapa loe suka banget ngomong sendiri?aneh…ayo pulang..!!!nanti kalo kita nggak pulang disangka aku macem macem sama loe lagi!!!!”
Aku melihat jam tangan di lengan kiri ku.Ternyata sudah cukup lama aku duduk menunggu Eric berlatih.
“apa sih?”
“heeeeee…”
Eric hanya meringis melihat ekspresiku.

Aku berjalan bersampingan dengan Eric dibawah temaram lampu petang di sepanjang jalan.Sesekali kulihat wajah Eric yang kadang muram seperti memikirkan sesuatu.Aku betul betul dibuat gelisah karenanya.Dengan memberanikan diri aku bertanya,
“tadi…gw ketemu Andria…”
Kulirik Eric yang spontan melihatku setelah kuucapkan kalimat itu.
“tadi…waktu abis ngunci perpustakaan…gw tabrakan sama An.Kayaknya dia nangis deh Ric…itu…em..apa kamu tadi berantem sama dia??”tanyaku lembut selembut yang aku bisa,takut membuat Eric tersinggung.
Selama beberapa langkah Eric belum menjawab.
“Gw putus..”
Aku menghentikan langkahku.
“ha?p…putuss???!!!!kenapa …..kenap…”
“ada…hal pastinya!”
Iya pasti.Tentu ada hal berat atau hal besar yang meMbuat kalian putus.Pasti ada hal..dan pasti bukan aku??memangnya aku siapa bisa membuat kalian putus.
“mau crita kenapa?”tanyaku hati hati
“nggak…sori…”
Sudah tak tebak
“oke…No Problemoooo…!”Jawabku
Setelah jawaban itu kami tidak mengobrol lagi.Eric diam seribu bahasa dan aku tak tahu ingin mengatakan apa.Suasanya sangat canggung.Sepertinya Eric menanggapinya dengan biasa saja,tapi pikiranku membabi buta kemana-mana.Kenyataan bahwa Eric bukan milik siapa siapa lagi membuatku agak gila(maksudku dalam konteks gila cinta bukan gila yang tidak waras)
“Eh, bis gw dah dateng tuh!”kataku
“ya..”
“duluan ya…”Aku mendekati tepi halte dan melambai tangan pada bis yang masih melaju dari kejauhan.Aku membalikan badan sebentar melihat Eric.Dia masih agak sedih.Aku betul betul tidak tahan melihatnya seperti itu.Eric nggak biasanya seperti itu,itu seperti bukan muka Eric yang sebenarnya.Tentu saja dia sedih..bagaimana tidak sedih..dia putus dengan orang yang dicintainya.
“Eric…’”
“..ya?”
Aku menarik napas panjang dan menghembuskannya
“..gw sebenarnya suka sama loe!!”kataku dan aku memanjat menaiki bis.Beberapa detik menahan napas.Didalam bis aku terdiam cukup lama.Aku menunduk memandang lantai bis yang kusam.Ada bayang bayang ekspresi Eric yang terkejut dengan pernyataanku.Ada juga segumpal perasaan malu bergejolak di dalam dadaku.Perutku mulas sekali.Ini pertama kalinya aku melakukan hal diluar kendaliku.
MENYATAKAN CINTA!!!!!
Atau nembak atau ..apalah namanya.Cuma satu yang terpikir saat itu oleh ku..
Mati aku!!!!!

*
Wajah Ria melongo hampir setengah mati terkejut setelah kuceritakan tentang aku yang
keceplosan menyatakan cinta pada Eric.Sebenarnya aku nggak sepenuhnya keceplosan hanya saja aku sangat sangat sangaaattt nggak tahan melihat Eric bersedih seperti itu dan mungkin beberapa detik kupikir Eric nggak akan berwajah seperti itu lagi kalau aku ungkapkan bukan hanya Andria yang menyayanginya tapi juga aku…
“selama ini gw nyangka loe bodoh and penakut Re!tapi sekarang gw baru nyadar loe keren!”kata Ria
“maksud loe ?”
Ria tersenyum manis.
“..gw cuma suka sama perkembangan loe sekarang Re!loe lebih mberani ngomong tentang perasaan lo!”Terang Ria sambil membolak balik halaman bukunya
Aku masih nggak mengerti apa yang Ria katakan.
“..gw..sori Re kalo gw ngingetin masa lalu loe…cuman gw nggak mau aja kalo loe sampe kayak SMP dulu..yang hampir tiga tahun nyimpen perasaan loe sendiri sama Dion..sampe akhirnya kita lulus dan loe lost contact sama dia..rasanya…kalo liat loe yang sedih banget pas tau dion pindah ke luar kota,,gw betul betul nggak tega Re!sebagai sahabat …dalam hati gw janji buat diri gw sendiri..nggak akan biarin loe menyesal kayak gitu lagi…
Aku tercekat…begitu terharu dengan peryataan Ria .Air mataku hampir tumpah mendengan kata katanya.
“..jadi…kalo kemarin loe nyatain cinta loe sama Eric…entah itu gara gara keceplosan ato nggak…gw yakin itu hal terbaik yang harus loe lakukan dari kemaren kemaren…setidaknya loe udah ngomong,,,soal diterima ato nggak nya ato gimana ntar ..itu urusan lain kan???”tambah Ria.
Matanya berbinar sangat yakin kepadaku.Seketika semua keraguan dan ketakutan akan hubungan ku dengan Eric sirna..dan hanya tinggal aku dan diriku yang sangat sangat bersyukur dengan kejadian kemarin..
“thaks alot Ri!!!loe emang the best..!!!”dan kupeluk Ria sebagai tanda sayang ku padanya.My friend is my Hero for this time!

*
Sebuah sms dari Eric membuat ku hampir mati terlalu panik.

Pulang sekolah ,ke lapangan dulu ya!ada urusan..
Tks –Paijo

“Mati aku..!”Gumamku dalam hati.Ini terlalu cepat.Semua analisa di benakku mengatakan Eric akan menjawab peryataan cintaku kemarin.Aku harus berwajah bagaimana ?Beribu kali pertanyaan itu kutanyakan pada Ria dan Ria hanya menjawab
“ya kamu cuma ndengerin aja Eric mau ngomong apa!”dan Ria berlalu pulang dan melambai sambil berteriak sukses kepadaku.
Ya!dan aku Cuma ndengerin aja!
*
Eric masi mengepak bola futsal nya di tas nya yang kusam karena terkena banyak sinar matahari.Matanya melihatku lurus.Tidk seperti biasanya,ia tidak melambaikan tangannya padaku melainkan menunduk dan meruskan kegiatannya mengepak barang.Dengan canggung dan gugup aku mendekatinya
“..ehh.loe dah dateng..”Katanya,Terdengar sekali Eric juga agak canggung.
“..iya..ada apa Ric?”tanyaku .Sebenarnya aku ingin bertanya ‘Jawabannya apa Ric?’tapi kuganti pertanyaanku itu karena kuanggap terlalu berani.
Eric mengencangkan tasnya dibahu.ia membalikan badannya
“..gini Re..soal ucapan loe kemarin…”mata Eric menatap lurus mataku.Entah hanya dugaanku atau tidak aku melihat sedikit air muka malu di wajah Eric.
“..soal loe bilang ‘itu’..sama gw….”
Aku hanya menunduk.masi menunduk tidak ada keberanian menatap Eric
“..Sori…
Ya..tentu saja ia akan minta maaf..minta maaf karena menolakku.Itu jawaban pernyataan cinta yang terbaik dan nggak akan membuat orang yang menyatakan cinta padamu kecewa melainkan tambah menyayangimu.
“..gw…sori Re!gw nggak bisa..gw…”
“ya…gw tau!gw…..tau…Ric..”aku menahan napas membendung air mataku yang hampir tumpah.Ternyata seperti ini ya ditolak? Walau sebelumnya aku berpikir ‘aku pasti ditolak’ selama ribuan bahkan jutaan kali tiap waktu ..tapi,,ditolak terang terangan seperti ini ternyata rasanya milyaran lebih sakit dari perkiraan ku.
“..emang siapa yang nanya loe?”celetukku.
“ha?”
Aku tersenyum dia atas luka dan memberanikan diri melihat Eric.
“kemarin itu..bukan pertanyaan jadi loe nggak usah jawab tau!”
Eric melongo.
“kemarin gw kan nggak nanya loe mau sama gw ato nggak..jadi…jadi loe…nggak perlu jawab apa-apa!dasar Ge Er!”terangku pada Eric
Aku tersenyum lebar pada Eric.Eric membalas senyumku tapi hanya sebaris senyum yang sedikit membuatku lega.
“..Apa sih?canggung banget yah?hehehehehe….”
“Bener gak apa apa Re?”tanya Eric kentara sekali ekspresi wajahnya cemas.
Pertanyaan nya membuatku sekali lagi mencintainya .
“emang gw kenapa?hehehhehe…”
Eric menghela napas panjang .Dia terlihat lega.Rasa canggung dan ekspresi nya tadi hilang seketika
“Loe ini bikin gue hampir mati canggung nie!”katanya
Kami tertawa bersama sama
“biar!sekali kali gw mau ngerjain loe!emang Cuma loe yang boleh ngerjain gw doang..weee!!”
“dasar!”
“tapi Ric!…boleh minta sesuatu?”
“apa?”
“..gw minta loe jangan sungkan ma gw gara gara ini ya?bisa tambah sakit ati ntar gw!dan kalo gw sakit ati lagi..jangan harap dapat utangan uang lagi!!!nihil!!!”terangku
“iya..iya!!!!tapi loe juga nggak usah terpesona sama gw terus dong!!!kan gw jadi malu..!!”Ucap Eric sambil menyisir rambutnya dengan sela sela tangannya.
“apa sih?gE er!!!!!”ku acak rambut Eric lalu berlari .Berlari mencari tempat sepi untuk menangis..menumpahkan sakit hati ini sebanyak banyaknya agar aku besok bisa mulai dari awal lagi.Satu hal yang kudapat dari semua ini…
Cinta nggak harus kita miliki..tapi harus kita perjuangkan.Kalau saat ini aku ditolak..
seenggak nya aku sudah pernah mencoba mempertahankan dan memperjuangkannya sampai titik tenaga dan keberanian terakhir.Dan walau nyatanya aku kalah..tapi di percintaanku selanjutnya aku berjanji pada diriku sendiri akan menjadi lebih baik lagi..lebih baik dari sekedar menyatakan cinta..dan aku yakin cinta selanjutnya..akan kudapatkan .Tentu saja dengan banyak dorongan dari Ria,My Hero!

Like
Comment
Share

0

Heartalk

Semacam perasaan takut..
Takut terlalu berharap.terlalu terburu buru.terlalu naif.terlalu egois.terlalu berpikir positif.
Selama kuranglebih empat bulan ini aku berpikir,hatiku berpikir,,bahwa kedatanganmu didalam khidupanku semacam harapan.harapan dimana aku akan mnemukan kepercayaan lagi,kebahagiaan yg berbeda.
Tp ketika itu ,,saat kata kata jujur terungkap dari lisanmu,aku seperti tertampar keras,begitu keras.sakit.lbih sakit dari seseorang yg secara fisik disakiti.karena saat itu pun airmata tidak mampu keluar dari raga.
Aku tidak tahu,apa itu..krna mmg sebelumnya q belum pernah merasakan hal sperti itu.
Mungkin benar,aku terlalu buru2 ..memikirkan diri sendiri yang begitu takut akan jatuh ke jurang sakit hati yg sempurna.jadi hatiku mengirim sinyal berjaga agar semua ini hrus terselesaikan dengan cepat,berjalan dengan cepat.Aku tidak mau berjalan terlalu lama ,di jalan ini,,dijalan dimana pertengkaran,ego,dan banyak hal rumit akan terjadi.Aku rapuh sayang,,begitu rapuh.aku wanita yg menyembunyikan sakit dibalik senyum,aku tidak sekuat itu,aku tahu itu,,sangat tahu.karena itu aku begitu takut mencintai,menyayangi ,,tp ktika waktu berjalan tnpa henti,rasa sayang ini tidak bisa aku hentikan dengan skala yang sama.
Semoga saja aku bisa kuat,dengan ego ku yg seperti ini
Semoga saja kamu kuat,dengan egoku yg sperti ini
Smoga cinta kita lebih kuat
aku mencintaimu :*n
image

0

lovely story

Sebenarnya aku tidak tahu,sejak kapan tepatny aku mulai percaya dengan CINTA dan beberapa hal yang mengikutinya.Aku..yah..kalau boleh aku mendiskripsikan seperti apa aku ini kira kira begini ya..

Aku 24 tahun.wanita yang sudah cukup lama single dan merasa sangat malas untuk mencintai dan tidak percaya akan benar2 ad pria yang
image

pantas untuk kucintai balik.Soal hati .. aku tidak percaya dengan pria.Mereka kaum pembohong,ingkar janji,seenaknya,dan susah mengerti wanita.

Setidaknya seperti itulah persepsiku tentang kaum bernama PRIA.

sampai suatu saat,di tempat yang bisa dikatakan tak ada harapan untuk menemukan CINTA,aku mengenalnya.

CINTA?bukan..dia seorang pria sederhana dengan segala kelebihan,kekurangan,dan keanehannya.

Hanya lewat aksara ,huruf huruf yang menari di atas layar mobile yang bisa saling aku dan dia utarakan.

Aku tidak kenal dia.

Dia tidak kenal aku.

Kami asing,

Sepasang asing yang terhubung karena teknologi.

Tapi anehnya kami saling menemukan didalam interaksi ..

ad suatu tempat dimana bahkan kami sudah seperti saling mengenal.seperti sdh bertahun2 kenal,atau ibarat pernah kenal lalu berkomunikasi kembali.

Hanya obrolan ringan

Tentang sendu nya cahaya bulan,indahnya senja,kuatnya matahari..beberapa keindahan alam yang bisa kami nikmati bersama di kilometer berbeda.

Siapa yang tahu?cupid cupid cinta sudah tertembak di hati kami satu sama lain.

Lalu begitulah..kami memulai suatu hubungan resmi di pertama pertemuan

Kembali ke kata ganti orang pertama.

Aku.

Aku yaa..untuk hubungan resmi di pertemuan pertama..

Gegabah.

Ya benar

Tp aku yakin tidak semua hal gegabah,dan terburu2 adalah hal buruk.

Mksudku begini..

Bagaimana bisa manusia berani menyimpulkan seperti apa ‘akhir’ pdahal mereka  tahu,semua akhir hanya Tuhan yang menulis faktanya ?

Dan …Terima Kasih Allah…

Hidupku bahagia..betul betul bahagia.

Aku mencintainya,menyayanginya,dan begitupun dia.

Sekarang bukan tentang ‘aku..aku..aku’

Atau ‘kamu..kamu..kamu”

Tapi sekarang tentang KAMI

Akhirnya aku percaya lagi dengan CINTA,kebenaran peri cupid yang menembak,dan beberapa bintang terbang di kepala ketika kau melihat orang yg kau sayang.

Hanya didepannya semua ego ku melunak..semua kemarahan akan hilang sekejap hanya dengan mendengar suaranya,melihat matanya,..

Ini cinta ya?

Indah ya…

Selalukah seperti ini?

Tentu saja tidak!

Akan selalu ada angin,hujan,dan dingin serta badai menyelimuti kami..mereka akan mengajari apakah kami akan menggertakkan gigi sambil 8berpegangan erat lalu melaluinya bersama,atau kami akan saling melepaskan tangan dan berpisah menjauhinya..

Tentu saja aku selalu tahu apa jawabannya..dan semoga Allah memberi kemudahan.